Home » 2014 » February

Monthly Archives: February 2014

[Sminar] Resume 10 Jurnal

Jurnal 1

Disini diberikan gambaran umum bagaimana mengenkripsi file tanda tangan. Algoritma yang digunakan adalah pohon Huffman. Sebenarnya algoritma ini merupakan algoritma untuk kompresi. File tanda tangan merupakan sebuah file berekdtendi jpg yang berarti berupa gambar. Proses Enkripsi dan Dekripsi dilakukan di bagian aplikasi.

Jurnal 2

Jurnal disini menunjukkan bagaimana implementasi kriptografi pada transmisi teks menggunakan mikrokontroler. Dalam penerapannya, penulis menggunakan algoritma blowfish, tetapi hanya beberapa bagian saja diakernakan kebutuhan memori yang tidak tercukupi oleh mikrokontroler. Algoritma blowfish ini menggunakan kunci simetris (kunci untuk menutup dan membuka sama).
Berikut adalah alur program:

Format data yang digunakan dibuat seunik mungkin dengan menambahkan titik ‘.’ diawal teks dan menambahkan karakter ‘@’ dibelakngnya agar menunjukkan dimana awal dan akhir dari teks tersebut. Berikut hasil pengujian enkripsi dan dekripsi.

Enkripsi :

Deskripsi :

 

Jurnal 3

Berlatar belakang ketika terjadi kerusakan pada mobil dan tidak tahu apa yang menjadi penyabeb kerusakan tersebut, penulis membuat sistem pakar untuk diagnosis kerusakan mobil panther berbasis mobile web. Sistem pakar akan menampilkan kemungkinan-kemungkinan penyebab beserta solusinya dari kerusakan yang kita alami. Didalam sistem pakar ini terdapat 3 menu utama yaitu user, informasi, dan admin. Didalam menu user terdapat sebuah halaman konsultasi. Halaman ini berisi pertanyaan mengenai sebab yang paling umum dialami semua kerusakan mesin Izuzu Panther. Disetiap pertanyaan akan diberi pilihan ‘yes’ untuk representasi kerusakan mesin dan ‘no’ untuk representasi tidak terjadi kerusakan mesin. Diakhir bagian konsultasi, akan disajikan beberapa pilihan macam-macam kerusakan dan penyebabnya sesuai hasil konsultasi.

Jurnal 4

Didalam jurnal ini, penulis mencoba menerpakan algoritma kriptografi elgamal pada file citra. Elgamal merupakan algoritma kriptografi dengan kunci asimetris yang berarti menggunakan kunci publik untuk enkripsi dan kunci rahasia untuk dekripsi. File citra yang akan di enkripsi merupakan tipe bitmap dengan format piksel 24 bit. Enkripsi dan dekripsi file citra ini dilakukan dengan cara mengubah nilai RGB di setiap pikselnya. Contoh nilai RGB dari piksel(0,0) adalah (200,100,255) maka setelah dienkripsi dengan menggunakan algoritma elgamal nilai RGB nya menjadi (201,259,74). Begitu juga proses dekripsinya.
Berikut adalah alur enkripsi dan dekripsi :
Enkripsi :

Dekripsi :

Berikut sebelum dan sesudah di enkripsi :

 

Jurnal 5

  • Judul : Aplikasi Pengamanan Dokumen Office Dengan Algoritma Kriptografi Kunci Asimetris Elgamal
  • Author : Eko Aribowo
  • Sumber : http://uad-journal.com/index.php/JIFO/article/view/289

Disini penelitian dilakukan untuk mengamankan dokumen office. Beberapa file dengan ekstensi seperti .doc .rtf .xls .ppt dan .mdb akan dicoba dienkripsi oleh aplikasi ini. Aplikasi ini menggunakan algoritma kriptografi Elgamal. Dari percobaan sang penulis, semua ekstensi dapat di enkripsi, hanya saja yang dapat dibuka hanya .doc dan .rtf saja. Walaupun begitu hasil chiperteks masih bisa didekripsi sehingga kembali ke ekstensi asalnya. Sayang penulis tidak memberikan contoh proses ketika file-file dienkripsi.

Jurnal 6

Pada jurnal ini ditunjukkan bagaimana algoritma kriptografi asimetris RSA digunakan untuk keamanan data dari suatu kolom dari suatu tabel di basis data Oracle dengan tipe daa varchar2. Penulis menggunakan algoritma RSA ini dikarenakan kehandalannya, semakin panjang kunci dalam bit maka semakin sulit untuk dipecahkan. Dalam penerapannya dicontohkan akan enkripsi dan dekripsi kata S = “tugasakhir” dengan kunci publik (39917,27017) dan kunci rahasia (39917,30689). Pertama S di konversikan kedalam bentuk ASCII menjadi S1 = 116 117 103 97 115 107 104 105 114. Lalu S1 dibagi beberapa blok dengan setiap blok berisi 4 digit menjadi S2 = 1161 1710 3971 1597 1071 0410 5114. Setelahnya baru di Enkripsi terhadap kunci publik menjadi S3 = 3658310233300472158326887042855114. Hasil S3 yang kemudian disimpan pada kolom di tabel sauatu basis data. Untuk dekripsi digunakan kunci rahasia untuk membuka hasil enkripsi diatas. Proses dari enkripsi dan dekripsi masing-masing merupkan sebuah trigger.
Dari contoh penerapan diatas, Algoritma RSA dapat digunakan untuk menjaga keamanan data yang tipe datanya adalah varchar2. Namun karena dalam proses enkripsi dan dekripsi terdapat operasi perpangkatan dan PL/SQL tidak dapat menangani perpangkatan dengan jumlah besar, maka dibutuhkan kelas java untuk melakukan perhitungan.

Jurnal 7

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi normal atau abnormal dari sel darah
merah melalui pengolahan citra digital. Berikut alur prosesnya :
1. Sel darah merah di potret menggunakan kamera dan mikroskop khusus.
2. Setelah dipotret, lalu citra diatur sehingga dapat diperoleh satu gambar sel darah merah
3. Citra yang dihasilkan lalu diubah melalui proses grayscale agar menjadi citra monokrom
4. Deteksi tepi. Meningkatkan intensitas garis tepi pada citra.
5. Terakhir ekstraksi ciri atau pemetaan vector.

Setelah dapat peta vectornya akan masuk ke tahap pengenalan dengan membandingkanya dengan
pola data referensi.

Hasil uji coba 175 sampel:

Jurnal 8

Didalam jurnal ini, dijelaskan bagaimana menentukan buku referensi dengan mengimplementasikan naive bayes. Naive bayes merupakan pendekatan probabilitas. Naive bayes disini menggunakan gabungan probabilitas kata dengan probabilitas kategori untuk menentukan kemungkinan kategori bagi dokumen yang diberikan. Dari 100 data test yang di uji cobakan, diperoleh 63% dikategorikan benar dan 4% dikategorikan salah, sementara 33% lainnya tidak dapat dikategorikan.

Jurnal 9

Didalam jurnal ini dijelaskan bagaimana algoritma AES 256 diterapkan pada semua jenis file. Dalam enkripsi dari algoritma AES terdiri dari 4 jenis transformasi bytes, yaitu SubBytes, ShiftRows, Mixcolumns, dan AddRoundKey. Sedangkan untuk dekripsi transformasi bytes yang digunakan adalah InvShiftRows, InvSubBytes, InvMixColumns, dan AddRoundKey. Diberikan juga analisis waktu pada saat enkripsi dan dekripsi. Untuk pengujian, penulis menguji file gambar dan beberapa file executeable.

Jurnal 10

Pada penelitian ini, penulis mencoba mengimplementasikan playfair untuk penyandian sebuah citra. Citra yang akan disandikan berformat bmp 24bit yang mempunyai 256×256 pixel. Penulis mengujicobakan terhadap 4 file citra, 1 untuk citra detil, 1 untik citra tidak detil, 1 untuk citra dengan kualitas buruk dan 1 untuk citra dengan kualitas baik. Hasil enkripsinya untuk citra detil dan citra dengan kualitas baik lebih baik dari pada citra dengan kualitas buruk dan citra yang tidak detil. Proses enkripsi dan dekripsi dilakukan pada nilai RGB tiap pikselnya.